Senin, 12 Maret 2012

Profil Pemain Real Madrid | 1. IKER CASILLAS


1. IKER CASILLAS

Nama Lengkap : Iker Casillas Fernandez
Tempat Tgl Lahir : Mostoles, Madrid (Spanyol), 20 Mei 1981
Posisi : Kiper
Tinggi : 182 cm
Klub sekarang : Real Madrid
Karir Klub :
Karir Junior
1990-1998: Real Madrid
Karir Senior*:
1998-1999: Real Madrid C (26 main/0 gol)
1999: Real Madrid Castilla (4 main/0 gol)
1999-skrg: Real Madrid (421 main/0 gol)
*main dan gol di ajang liga sampai 3 september 2011
Timnas Senior:
2000-skrg: Spanyol (123 main/0 gol)

Iker Casillas lahir di Madrid, 20 Mei 1981 adalah kiper sepak bola Spanyol yang bermain di Real Madrid dan timnas Spanyol. Pada tahun 2008 ia memimpin timnas Spanyol menjuarai Piala Eropa dalam 44 tahun terakhir dan pada tahun 2010 menjuarai Piala Dunia untuk pertama kali sepanjang sejarah sekaligus kiper terbaik turnamen. Sejak awal menjadi pemain profesional, Casillas telah diakui sebagai salah satu kiper terbaik di Eropa. Pada akhir 2009 ia terpilih ke dalam Tim UEFA untuk ketiga kali secara beruntun. Pada Juli 2010 Casillas adalah salah satu pemain yang mampu memenangkan semua gelar di klub maupun tingkat nasional. Pada tanggal 19 Oktober 2010, Casillas menjadi kiper yang paling sering tampil di Liga Champions.

Kehidupan Awal Casillas
Iker mempunyai ayah bernama Jose Luis Casillas seorang pegawai sipil di Departemen Pendidikan dan seorang ibu bernama Maria del Carmen Fernandez Gonzalez seorang penata rambut. Kedua orang tuanya berimigrasi dari kota asal mereka Navalacruz, Avila. Ketika ia masih kecil, ia tinggal selama beberapa tahun di Basque Country, tapi ia tetap menganggap Madrid adalah kampong halamannya. Casillas memiliki seorang saudara yang tujuh tahun lebih muda bernama Unai Casillas yang saat ini bermain di Mostoles CD. Sebagai seorang anak muda di tahun 1980-an, Casillas pernah lupa satu kali mengambil kupon kolam di akhir pekan. Padahal sebelumnya Casillas selalu memperoleh kupon yang sama selama 14 kali berturut-turut. Ayahnya sangat kecewa, hingga akhirnya Casillas berjanji akan memberikan gelar Piala Dunia untuk ayahnya (terwujud pada tahun 2010).

Masa Awal di Real Madrid
Casillas adalah produk sistem muda Real Madrid dan memulai karir di akademi pada musim 1990-1991. Ia pertama kali dipanggil ke tim pertama pada 27 November 1997 pada usia 16 tahun untuk menghadapi Rosenborg di Liga Champions, tapi tidak sampai musim 1998-1999 ia memulai debutnya di tim senior menggantikan Bodo Illgner. Pada musim berikutnya ia diturunkan sebagai kiper utama menggantikan Bodo Illgner. Pada tahun 2000, ia menjadi kiper termuda yang pernah tampil di final Liga Champions saat mengalahkan Valencia 3-0, hanya empat hari setelah hari ulang tahunnya yang ke 19.

Casillas di Santiago Bernabeu
Casillas sempat kehilangan tempat di skuad inti oleh Cesar Sanchez. Namun ketika Cesar mengalami cedera di menit akhir saat menghadapi Bayern Leverkusen di final Liga Champions 2001-2002, Casillas dipercaya tampil dan membuat beberapa kali penyelamatn brilian sekaligus mengangkat trofi Liga Champions untuk ke Sembilan kalinya setelah menang 2-1. Sejak saat itu Casillas menyandang sebagai kiper no 1 di Real Madrid.
Musim 2007-2008 adalah musim yang indah bagi Casillas karena ia membantu Real Madrid merebut gelar La Liga untuk ke-31 kali dan hanya kebobolan 32 kali dalam 36 pertandingan untuk merebut Trofi Zamora. Pada tanggal 14 Februari 2008 ia dan kapten Raul diberi perpanjangan kontrak baru. Casillas menandatangani kontrak sampai tahun 2017, dengan perpanjangan otomatis jika ia mampu main minimal 30 kali dalam setiap musim. Ia juga diberi klausul buy out sebesar 113 juta euro. Pada tahun itu juga, Casillas masuk UEFA Team of The Year untuk kedua kalinya.

Pada bulan Februari 2009, Casillas menyamai rekor Paco Buyo sebagai kiper yang paling sering tampil untuk Real Madrid di semua kompetisi dengan 454 pertandingan. Dengan pencapaian itu Casillas berada di urutan no satu di posisi kiper hanya dalam usia 27 tahun. Selama transfer musim panas 2009, media Spanyol mengatakan bahwa Manchester City telah menawarnya dengan nilai transfer 129 juta euro. Namun klub membantahnya. Manchester United juga pernah tertarik pada Casillas. Tetapi Casillas sendiri menyatakan bahwa ia tidak punya niat meninggalkan klub yang telah ia bela sejak kecil. Musim 2009-2010 tepatnya pada tanggal 4 Oktober 2009 dalam pertandingan melawan Sevilla, Casillas membuat penyelamatan luar biasa di mana ia berlari dari satu sisi ujung gawang ke sisi lainnya untuk menghentikan bola dari Diego Perotti dalam situasi satu lawan satu. Setelah pertandingan itu, ia menerima pujian kiper legenda Inggris, Gordon Banks yang menyatakan reflex Casillas luar biasa, jika terus bermain seperti itu ia akan menjadi salah satu kiper terbaik dalam sejarah sepak bola.
Europa Press pada tahun 2010 melaporkan bahwa Casillas adalah olahragawan paling popular no 2 di Spanyol sepanjang tahun 2010 di internet. Penelitian yang dilakukan oleh perusahaan Vipnet360 memeriksa penggemar Casillas banyak tersebar di Facebook, Twitter, dan YouTube.
Musim 2010-2011 gelar Casillas semakin lengkap setelah merebut gelar Copa Del Rey bersama Real Madrid dengan mengalahkan Barcelona 1-0 di final.

Di Timas junior Spanyol, Casillas memulai debutnya di U-17. Pada usia 16 tahun, ia adalah pemain termuda dalam skuad Spanyol di Piala Dunia U-17 1997 di Mesir. Dua tahun kemudian ia memenangi Piala Dunia U-19 dan UEFA-CAF Meridian Cup di tahun yang sama. Awalnya ia pilihan kedua di Timmas, tetapi ia segera menjadi pilihan pertama menyusul penampilan cemerlangnya di klub.

Iker Casillas di Timnas Spanyol
Saat ini Casillas adalah kiper no dua yang paling sering tampil untuk Spanyol di bawah Andoni Zubizarreta dengan 126 caps.. Setelah melakukan debut internasional pada 3 Juni 2000 melawan Swedia (pada usia 19 tahun 14 hari), Casillas hanya menjadi kiper cadangan di Euro 2000. Di Piala Dunia 2002 awalnya Casillas adalah kiper kedua di bawah Santiago Canizares. Karena Canizares mengalami cedera, jadi Casillas menjadi kiper utama Spanyol waktu itu. Pada usia 21 tahun Casillas adalah kiper termuda di PD 2002 itu. Ia memainkan peran penting dalam perjalanan Spanyol ketika ia mampu mematahkan dua kali tendangan penalty dalam adu penalty melawan Rep. Irlandia di 16 besar. Casillas pun mendapat julukan “Saint-Iker”
Selama kualifikasi Euro 2004, Casillas selalu bermain dalam enam pertandingan dan hanya kemasukan empat gol. Casillas juga kiper utama Spanyol di Piala Dunia 2006 dan dua kali menjadi kapten sebelum akhirnya langkah Spanyol dihentikan Perancis di 16 besar dengan skor 3-1.

Di Piala Eropa 2008 dicoretnya nama Raul dari Timnas Spanyol membuat Casillas menyandang sebagai kapetn Spanyol. Casillas tampil dua pertandingan awal penyisihan grup melawan Rusia dan Swedia sebelum dicadangkan pada pertandingan ketiga melawan Yunani. Pada babak perempat final, Casillas mematahkan dua kali penalty pemain Italia, Antonio Di Natale dan Daniele De Rossi di adu penalty menyusul hasil imbang tanpa gol di waktu normal + extra time. Spanyol terus melaju sampai ke babak final melawan Jerman. Spanyol menang 1-0 dan merebut gelar Eropa kedua kalinya. Casillas melakukan tiga kali clean sheet melawan Italia, Rusia, dan Jerman. Final yang digelar tanggal 29 Juni 2008 tersebut juga menobatkan Casillas sebagai satu-satunya kapten yang berposisi sebagai kiper yang mampu mengangkat trofi Piala Eropa.

Pada bulan Oktober 2008, Casillas dan Pepe Reina memecahkan rekor nasional untuk hal clean sheat. Pasangan ini tak kebobolan dalam 710 menit, lebih lama dari Andoni Zubizarreta dan Paco Buyo. Pada tahun 2008, Casillas menempati peringkat empat di Ballon d’Oro di belakang Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan Fernando Torres. Ia juga dinobatkan sebagai kiper terbaik dunia 2008 versi IFFHS. Ia juga menempati peringkat ketiga kiper terbaik sepanjang massa. Pada tanggal 5 September 2009 saat menang 5-0 atas Belgia dalam kualifikasi Piala Dunia 2010, Casillas menyamai rekor Andoni Zubizarreta dengan melakukan 56 clean sheet. Dalam pertandingan berikutnya melawan Estonia, ia mengungguli Zubizarreta dengan 67 clean sheet hanya dalam 98 caps, sementara Zubizarreta butuh 126 caps.

Pada tanggal 14 November 2009, Casillas mencatat penampilan yang ke 100 untuk Spanyol dalam laga persahabatan menghadapi Argentina. Pada tanggal 11 Juli 2010, ia menjadi kapten Spanyol untuk berlaga di Piala Dunia 2010. Ia membawa Spanyol juara untuk pertama kali stelah mengalahkan Belanda di final dengan skor 1-0. Dengan demikian ia menjadi pemain ketiga yang mampu mengangkat trofi Piala Dunia sebagai kiper sekaligus kapten setelah Gianpiero Combi (1934) dan Dino Zoff (1982). Dia terpilih sebagai kiper terbaik turnamen dan menerima penghargaan sarung tangan emas. Selama Piala Dunia ia mencatat lima kali clean sheet. Di final Casillas membuat 2 kali penyelamatan penting dari ancaman Arjen Robben.

Penghargaan:
Klub:
La Liga (4): 2000–01, 2002–03, 2006–07, 2007–08
Copa del Rey (1): 2010–11
Supercopa de España (3): 2001, 2003, 2008.
UEFA Champions League (2): 1999–2000, 2001–02
UEFA Super Cup (1): 2002
Intercontinental Cup (1): 2002
Trofeo Santiago Bernabéu (9): 2000, 2003, 2004, 2005, 2006, 2007, 2008, 2009, 2010, 2011

Timnas:
UEFA U-15 Championship: 1995[27]
UEFA U-16 Championship: 1997
UEFA-CAF Meridian Cup: 1999
FIFA World Youth Championship: 1999
UEFA European Championship: 2008
FIFA World Cup: 2010

Individu:
Bravo Award: 2000
Don Balón Award: Breakthrough Player 2000
UEFA Team of the Year: 2007, 2008, 2009, 2010[31]
Zamora Trophy: 2007–08
UEFA Euro Team of the Tournament: 2008[32]
FIFA World XI: 2008, 2009, 2010
FIFA/FIFPro World's best goalkeeper 2008, 2009, 2010
IFFHS Best Goalkeeper: 2008, 2009, 2010
FIFA.com Team of the Year: 2008[33]
FIFA World Cup Golden Glove: 2010 [34]
FIFA World Cup All-Star Team: 2010

Apa Pendapat Kalian Tentang Casillas????

0 komentar:

Poskan Komentar